IMG 20241112 WA0003

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober di seluruh Indonesia. Peringatan ini tidak hanya menyoroti peran penting santri dan pondok pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga menjadi momen untuk mengenang sejarah perjuangan umat Islam di Indonesia.

Sejarah mencatat bahwa peran pesantren sebenarnya telah dimulai sejak era pra-revolusi, yakni ketika banyak dari kiai yang memimpin pergerakan dan peperangan melawan penjajah, seperti Kiai Mojo dalam Perang Diponegoro hingga Kiai Abbas dalam perang 10 November.

Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan tema untuk Hari Santri Nasional 2024, yakni "Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan," seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.

"Menyambung Juang" dimaksudkan untuk meneruskan semangat juang yang selama ini dilakukan oleh para santri. Sementara, "Merengkuh Masa Depan" dimaksudkan untuk bergerak secara bersama-sama menuju masa depan. Secara keseluruhan, tema ini mengartikan perjuangan berkelanjutan para santri dalam merengkuh masa depan yang sejahtera.

Peringatan hari santri di desa Kenteng tahun ini diwarnai dengan suka cita, seluruh warga melakukan kegiatan yang bermanfaat dimulai dari kegiatan dzikir yang melibatkan seluruh warga.

Pada puncak perayaan hari santri Senin, 11 November 2024 Ranting NU desa Kenteng melaksanakan Pengajian Akbar di lapangan sepak bola desa Kenteng. Acara dimulai pukul 20.00 WIB dibuka oleh ketua panitia ustadz Arif Nurhidayana, S. Pd. I. meskipun cuaca hujan tapi warga masyarakat tetap antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Acara ini dihadiri oleh Camat Toroh diwakili Kasi PMD Edy Susanto, S. Sos., M. M. Danramil Toroh LETTU Inf. Ady Sucipto, S. Sos., Kapolsek Toroh IPTU Abdul Kadir, S. H. dengan pembicara Dr. KH. Marzuki Mustamar, M. Ag. dari Malang Jawa Timur ada juga Hadroh Majelis Sholawat Gandrung Nabi serta jamaah yang mengikuti lebih dari 300 orang.

Momen ini sebagai upaya untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif, terutama perayaan Hari Santri.

Tausiyah dari pembicara mengajak masyarakat untuk mengamalkan ajaran Nabi dan meningkatkan kualitas ibadah. Pengajian akbar ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedulian antar warga.

Selamat Hari Santri 2024! Jaya selalu para santri. Mari kita teruskan perjuangan para ulama dan santri yang telah menorehkan tinta emas dalam sejarah bangsa ini dan semoga anak anak tumbuh menjadi generasi yang beriman cerdas dan taat kepada Allah dan Rasulullah.